BerandaBelajar TradingApa Itu ETF dan Bagaimana Cara Membelinya

Apa Itu ETF dan Bagaimana Cara Membelinya

Ingin kemudahan perdagangan saham, tetapi dengan kelebihan diversifikasi reksa dana? Coba perhatikan Exchange Traded Fund (ETF), yang menggabungkan atribut terbaik dari kedua aset. Dibutuhkan banyak uang dan usaha untuk membeli semua komponen dari keranjang aset tertentu, tetapi hanya dengan mengklik tombol, ETF memberikan kelebihan tersebut ke dalam portofolio anda.

Apa itu ETF?

Exchange Traded Fund adalah sekeranjang sekuritas – saham, obligasi, mata uang, komoditas, indeks, bahkan cryptocurrency, atau kombinasi dari semuanya – yang dapat anda beli dan jual melalui broker. ETF menawarkan atribut terbaik dari dua aset populer: ETF memiliki kelebihan diversifikasi reksa dana seraya meniru kemudahan perdagangan saham.

Sama seperti produk keuangan lainnya, ETF bukanlah satu solusi untuk semua. Evaluasi ETF dilakukan berdasarkan kelebihannya, termasuk biaya manajemen dan biaya komisi, seberapa mudah anda dapat membeli atau menjualnya, dan kualitas investasi mereka.

ETF memberikan anda cara untuk membeli dan menjual sekeranjang aset tanpa harus membeli semua komponennya satu per satu. Penyedia ETF memiliki aset dasar, merancang reksa dana untuk melacak kinerjanya, dan kemudian menjual saham dalam reksa dana tersebut kepada investor. Pemegang saham memiliki bagian kepemilikan dari ETF, tetapi mereka tidak memiliki kepemilikan atas aset dasar dalam reksa dana tersebut. Meski begitu, investor ETF yang melacak indeks saham tetap akan mendapatkan pembayaran dividen sekaligus, atau reinvestasi, atas saham yang membentuk indeks (Artikel terkait: Pelajari cara berinvestasi reksa dana indeks).

Sementara ETF dirancang untuk melacak nilai aset dasar – baik itu komoditas seperti emas atau sekeranjang saham seperti S&P 500 – ETF diperdagangkan dengan harga yang ditentukan oleh pasar dan harganya biasanya berbeda dengan nilai asetnya. Terlebih lagi, karena adanya beberapa hal seperti biaya, pengembalian ETF dalam jangka panjang akan sedikit berbeda dari aset dasarnya.

ETF vs Reksa Dana vs Saham

Secara umum, ETF membebankan biaya yang lebih rendah dibandingkan reksa dana – dan ini adalah bagian terbesar dari daya tariknya. Sementara rata-rata reksa dana saham AS membebankan biaya administrasi tahunan 1,42% – yang disebut expense ratio – rata-rata biaya ETF saham adalah 0,53%, menurut data dari ETF.com, anak perusahaan dari Chicago Board Options Exchange yang didedikasikan khusus untuk investasi ETF.

ETF juga menawarkan keuntungan efisiensi pajak bagi investor. Biasanya volume transaksi reksa dana lebih banyak (terutama yang dikelola secara aktif) dibandingkan dengan ETF, dan aktivitas pembelian dan penjualan semacam itu dapat menghasilkan capital gain. Demikian pula, ketika investor menjual reksa dana, manajer investasi perlu mengumpulkan uang tunai dengan cara menjual sekuritasnya, yang juga dapat memperoleh capital gain. Dalam skenario apa pun, investor akan terjerat pajak tersebut.

ETF semakin populer, tetapi jumlah reksa dana yang tersedia di pasar masih lebih banyak. Kedua produk tersebut juga memiliki struktur manajemen yang berbeda (aktif untuk reksa dana, pasif untuk ETF).

Seperti saham, ETF dapat diperdagangkan di bursa dan memiliki simbol ticker unik yang memungkinkan anda untuk melihat pergerakan harganya. Ada SPY untuk salah satu ETF yang melacak S&P 500, dan yang menyenangkan adalah HACK untuk reksa dana keamanan siber dan FONE untuk ETF yang berfokus pada ponsel pintar. Di situlah kesamaannya berakhir, karena ETF mewakili sekeranjang aset, sedangkan saham hanya mewakili satu perusahaan.

IKLAN

Kelebihan ETF

ETF berkontribusi sekitar 30% dari total nilai perdagangan saham AS, menurut Barron’s. Investor telah banyak beralih ke ETF lantaran kesederhanaannya, relatif murah, dan akses ke produk yang beragam.

Meskipun mudah untuk memikirkan diversifikasi dalam arti vertikal pasar yang luas – saham, obligasi, atau komoditas tertentu, misalnya – ETF juga memungkinkan investor untuk melakukan diversifikasi horizontal, seperti industri. Dibutuhkan banyak uang dan usaha untuk membeli semua komponen dari keranjang aset tertentu, tetapi hanya dengan mengklik tombol, ETF memberikan kelebihan tersebut ke dalam portofolio anda.

Daya tarik lainnya dari ETF adalah transparansinya. Siapa pun yang memiliki akses internet dapat mencari pergerakan harga ETF tertentu di bursa. Selain itu, portofolio dalam reksa dananya juga diungkapkan setiap hari kepada publik, sedangkan reksa dana mengungkapkannya setiap bulan atau triwulanan.

Terakhir, manfaat pajak ETF adalah sangat penting. Investor biasanya hanya dikenakan pajak atas penjualan instrumen investasi, sedangkan reksa dana membebankan biaya tersebut selama anda berinvestasi.

Cara membeli ETF dalam satu jam atau kurang

Berikut adalah cara untuk membeli ETF pertama anda dalam waktu yang lebih singkat dibandingkan waktu yang anda butuhkan untuk makan malam di restoran favorit anda.

1. Lakukan persiapan

Pertama, kita akan membuat sebuah asumsi yang signifikan: Anda telah memiliki akun di broker saham online tempat anda dapat membeli dan menjual sekuritas. (Tidak demikian? Pelajari tentang akun broker dan cara membukanya).

ETF adalah penawaran standar dari beberapa broker besar, tetapi pastikan anda dapat membelinya melalui akun anda. Memilih ETF sering kali tidak menjadi opsi bagi sebagian besar Robo Advisor: melainkan, model mereka adalah untuk mengotomatisasi proses investasi atas nama anda.

2. Jelajahi menu

Saatnya memutuskan apa yang ingin anda beli. Apakah anda mendambakan reksa dana tertentu atau tidak tahu harus mulai dari mana, ada beberapa cara untuk mempersempit pilihan ETF anda.

Untuk pembeli pertama, reksa dana indeks berbiaya rendah adalah cara mudah untuk mendapatkan bagian besar pasar dengan sedikit usaha. ETF ini melacak indeks, seperti Standard & Poor’s 500, menawarkan diversifikasi tanpa harus membeli banyak saham. Bagi anda yang ingin mengetahui beberapa opsi lainnya secara teliti, gunakan alat penyaringan canggih yang ditawarkan oleh broker untuk menyaring ETF yang tersedia berdasarkan berbagai kriteria seperti jenis aset, geografi, industri, kinerja, atau penerbit reksa dana.

Ada lebih dari 2.000 reksa dana yang tercatat di AS saja, sehingga kemungkinannya adalah akan ada produk yang bersaing sekalipun anda telah memikirkan ETF tertentu. Alat pembanding di situs web broker anda dapat mengungkapkan rincian karakteristik berikut atas reksa dana yang serupa:

  • Biaya administrasi. Juga dikenal dengan expense ratio, biaya ini dipotong dari keuntungan, sehingga lebih rendah nilainya lebih baik (sebagai referensi, rata-rata expense ratio yang harus dibayarkan pemegang saham pada tahun 2016 adalah 0,23%).
  • Biaya transaksi. Biaya transaksi dapat bervariasi berdasarkan broker – dan bahkan berdasarkan ETF – tetapi umumnya berkisar antara $5 hingga $7. Banyak perusahaan bahkan menawarkan banyak ETF bebas komisi.
  • Volume. Ini menunjukkan berapa banyak saham yang diperdagangkan selama periode waktu tertentu – ini merupakan indikator seberapa populer reksa dana tersebut.
  • Kepemilikan. Anda akan dapat melihat kepemilikan teratas (alias saham perusahaan) dalam reksa dana tersebut.
  • Kinerja. Anda tahu pepatah – “kinerja masa lalu tidak mengindikasikan pengembalian di masa depan” – tetapi masih berguna untuk membandingkan bagaimana riwayat kinerjanya.
  • Harga pasar. Transaksi ETF sama seperti saham; anda akan dapat melihat harga saat ini, yang menentukan berapa banyak saham yang mampu anda beli.

3. Lakukan transaksi

Ketika makan di luar, anda akan memesan hidangan yang diinginkan berdasarkan nama. Ketika berinvestasi, anda memesan ETF menggunakan simbol tickernya (kode unik). Setelah anda membuka bagian transaksi di situs broker anda, proses untuk membeli ETF sangat mirip dengan proses membeli saham. Berikut adalah dasar-dasar yang harus anda ketahui:

Simbol tickerKode unik untuk ETF yang ingin anda beli. Pastikan untuk memeriksa kembali kode sebelum melanjutkan.
HargaHarga pasar saat ini ditentukan oleh: Pembeli menawarkan “bid”, atau harga tertinggi yang bersedia mereka bayar, Penjual meminta “ask”, atau harga terendah yang ingin mereka terima.
Jumlah sahamJumlah saham yang ingin anda beli
Jenis orderJenis order dasar berikut ini sudah cukup, meskipun mungkin tersedia opsi tambahan: Market Order: Beli SECEPATNYA di harga terbaik yang tersedia Limit Order: Hanya beli pada harga tertentu (atau lebih rendah) Stop Order: Beli setelah harga tertentu tercapai (stop price), dan mengeksekusi order secara penuh Stop Limit Order: Ketika stop price tercapai, order berubah menjadi limit order dan baru akan dieksekusi di harga yang telah ditentukan
KomisiBiaya per transaksi yang dibebankan oleh broker atas layanannya.
Metode pembayaranRekening bank yang ditautkan ke akun broker anda – pastikan memiliki dana yang cukup untuk menutupi total biaya.

Sebelum anda mengeksekusi transaksi, anda akan memiliki kesempatan untuk memeriksa ulang apakah semuanya sudah benar. Jangan terburu-buru; bahkan investor profesional yang membeli dan menjual sekuritas setiap harinya dapat melakukan kesalahan.

4. Duduk dan rileks

Selamat, anda baru saja membeli ETF pertama anda. Reksa dana ini dapat membantu membentuk dasar portofolio yang terdiversifikasi dengan baik dan berfungsi sebagai langkah pertama anda dalam investasi jangka panjang di pasar.

Tidak perlu memeriksa kinerja ETF (atau investasi anda yang lain) secara terus menerus, sebaliknya anda hanya mengaksesnya ketika anda membutuhkannya dengan cara melihat simbol tickernya di situs web broker anda atau hanya dengan mengetiknya di Google.

5 Penerbit ETF Terbesar

Jenis-jenis ETF tidak terbatas, mulai dari ETF Obligasi dan ETF Pasar hingga Inverse ETF, ETF pasar asing, dan ETF alternatif.

Nilai Aset Bersih (NAB) portofolio Vanguard melampaui $1 triliun. BlackRock (BLK), melalui iShares ETF, adalah satu-satunya perusahaan lain di level elit tersebut.

Ada lima penerbit ETF yang memiliki aset dana kelolaan $100 miliar atau lebih:

  • BlackRock: $2,117 triliun
  • Vanguard Group: $1,619 triliun
  • State Street Corp. (STT), penerbit SPDR ETF: $881 miliar
  • Invesco Ltd. (IVZ): $308 miliar
  • Charles Schwab (SCHW): $214 miliar

ETF Terbesar

Semua 50 ETF terbesar, dengan NAB yang berkisar dari $23 miliar hingga $329 miliar, ditawarkan oleh lima penerbit teratas berikut. Lima reksa dana terbesar adalah:

  • SPDR S&P 500 ETF Trust (SPY) dari State Street: $329 miliar
  • iShares Core S&P 500 ETF (IVV) dari BlackRock: $249 billion
  • Vanguard Total Stock Market ETF (VTI): $213 miliar
  • Vanguard S&P 500 ETF (VOO): $194 miliar
  • Invesco QQQ Trust (QQQ): $152 miliar

Di antara 50 ETF terbesar, BlackRock menerbitkan 21 ETF, Vanguard menerbitkan 19 ETF, State Street menerbitkan 6 ETF, Invesco 1 ETF.

ETF Forex

Exchange Traded Fund (ETF) menawarkan fleksibilitas dan konstruksi portofolio terbaik dengan cara membuat kelas aset yang sebelumnya tidak tersedia dan mudah diakses oleh investor ritel. Salah satu kelas aset utamanya adalah forex, yang hingga saat ini menjadi domain para profesional, dan trader/investor diharuskan membuka akun terpisah dan memperdagangkan forex sebagai segmen terpisah dari portofolio investasi mereka.

Namun, dengan munculnya ETF, investor kini dapat mendapatkan keuntungan (dan risiko) dari trading forex melalui akun broker tradisional.

Ada banyak cara investasi yang tersedia dalam ETF mata uang. Seseorang dapat membuka posisi “long” pada mata uang tertentu melalui ETF mata uang standar atau seseorang dapat membuka posisi “short” mata uang, baik dengan melakukan short sell pada ETF tertentu atau dengan membeli “inverse” ETF yang pergerakannya berbanding terbalik dengan indeks yang mendasarinya. Seseorang juga dapat memanfaatkan posisi dari ETF yang menawarkan leverage 2x dari indeks mata uang yang mendasarinya. Terakhir, ETF yang mensimulasikan pergerakan pasangan mata uang dapat mereplikasi pergerakan dari pasangan forex yang mendasarinya.

Transaksi ETF mata uang sama seperti saham, bergerak beriringan dengan nilai tukar mata uang asing yang mendasarinya, dan menawarkan cara yang nyaman dan mudah dipahami untuk berinvestasi di pasar forex. Meskipun terdapat perbedaan antara ETF mata uang dan trading forex di pasar spot, ETF menawarkan beberapa kelebihan yang unik bagi investor.

Yang terpenting, anda dapat menggunakan ETF mata uang di tengah keterbatasan akun broker standar dan semua hal yang biasa anda gunakan pada akun saham standar juga berlaku untuk ETF mata uang. ETF memungkinkan trading menggunakan margin, short selling, entry stop loss dan exit, dan struktur komisi yang wajar. ETF mata uang juga menawarkan leverage dengan margin standar pasar saham, dan untuk investor yang lebih agresif, tersedia opsi ETF mata uang, termasuk covered call dan membeli baik put atau call guna memperkuat potensi pengembalian.

Selain ETF mata uang tunggal, investor juga dapat menggunakan Exchange Traded Fund pasangan mata uang yang tersedia di pasar major, termasuk Pound Inggris/Dolar AS (GBP/USD), Euro/Dolar AS (EUR/USD), dan Dolar AS/Yen Jepang (USD/JPY).

Layaknya semua pasangan mata uang, ETF ini mencerminkan nilai relatif dari dua mata uang dan nilainya berfluktuasi mengikuti perubahan nilai tukarnya. Dalam kasus EUR/USD misalnya, ketika Euro menguat terhadap Dolar AS, nilai ETF akan naik, dan ketika Euro melemah terhadap Dolar AS, nilai ETF akan turun.

Investor juga bisa mendapatkan eksposur ke apa yang disebut “carry trade” melalui Barclays Capital Intelligent Carry Index (ICI) yang dirancang untuk memperoleh pengembalian dari berinvestasi dalam mata uang berimbal hasil tinggi dengan cara meminjam mata uang berimbal hasil rendah. Barclays Carry ETN (ICI) menggunakan sekumpulan mata uang dalam strateginya mencakup mata uang major seperti Dolar AS, Yen Jepang, Euro, Franc Swiss, Pound Inggris, dan Dolar Australia dan Selandia Baru.

Jadi mudah untuk melihat bahwa exchange traded fund mata uang menawarkan cara sederhana dan nyaman bagi investor untuk mengembangkan dan menerapkan senjata yang kuat dan fleksibel di dunia trading forex.

>> Pelajari cara menggunakan tren Forex untuk berinvestasi di Saham dan ETF melalui Masterclass online kami

Trading bebas risiko menggunakan uang virtual $100.000

Uji keterampilan trading anda menggunakan Simulator Saham GRATIS terbaik. Bersainglah dengan ribuan trader lainnya dan jadikan diri anda yang teratas! Lakukan trading di simulator sebelum anda mulai mempertaruhkan uang anda sendiri. Pelajari strategi trading, sehingga ketika anda siap memasuki pasar yang sebenarnya, anda telah memiliki latihan yang anda butuhkan. >> Dapatkan akun bebas risiko

FAQ

Apakah ETF investasi yang bagus?

ETF telah menjadi instrumen investasi yang sangat populer baik bagi investor aktif ataupun pasif. Meskipun ETF menyediakan akses berbiaya rendah ke berbagai kelas aset, sektor industri, dan pasar internasional, ETF juga memiliki beberapa risiko.

Apakah ETF bagus untuk pemula?

Exchange Traded Fund (ETF) ideal bagi investor pemula karena menawarkan banyak manfaat seperti expense ratio rendah, likuiditas melimpah, berbagai pilihan investasi, diversifikasi, minimal investasi rendah, dan sebagainya.

Mengapa saya harus membeli ETF?

ETF memiliki beberapa keunggulan dibandingkan reksa dana open end tradisional. 4 keunggulannya yang paling menonjol adalah fleksibilitas transaksi, diversifikasi portofolio dan manajemen risiko, biaya yang lebih rendah, dan pajak.

Apa kekurangan ETF?

Ada banyak hal yang membuat ETF menyimpang dari indeks yang mendasarinya. Penyimpangan tersebut dapat menjadi biaya bagi investor. Indeks tidak menyimpan uang tunai tetapi ETF menyimpannya, sehingga diperkirakan akan terjadi sejumlah kesalahan pelacakan dalam ETF. Manajer investasi umumnya menyimpan sejumlah uang tunai dalam reksa dana untuk membayar biaya administrasi dan biaya manajemen.

Apakah ETF membayar dividen? Dividen di ETF. Ada 2 jenis dasar dividen yang diberikan kepada investor ETF: dividen yang memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat. Jika anda membeli Exchange Traded Fund (ETF), anda mungkin akan menerima distribusi dalam bentuk dividen. Ini bisa dibayarkan setiap bulan atau interval waktu lainnya, bergantung pada ETF.
Cristian Cochintuhttp://investingmagnates.com
Cristian Cochintu is a highly experienced trader, author, and analyst, currently Chief Operation Officer at Investing Magnates. Trading Style Analytical Profile: More Technical, Less Fundamental Time Frame: Long-Term (weeks to months) Type: Position Experience Started trading in Forex in 2004 and expanded to Stocks in 2007 Has worked with Admiral Markets since 2009 starting as a market analyst Has spoken at numerous online seminars, trader expos, and conferences over the years
RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Most Popular

Recent Comments